Pengantar Direktur LSP DSN-MUI

Alhamdulillah, setelah melalui proses kerja dan persiapan yang cukup panjang akhirnya Lembaga Sertifikasi Profesi Dewan Syariah Nasional MUI (LSP DSN-MUI) akhirnya terbentuk dan siap menjalankan kegiatan sertifikasi profesi bagi para Pengawas Syariah di industri keuangan dan bisnis syariah.

LSP DSN-MUI adalah lembaga sertifikasi profesi yang dibentuk oleh DSN-MUI guna memenuhi tuntutan industri keuangan dan bisnis syariah akan Pengawas Syariah yang kompeten dan profesional. Bahwa seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan industri keuangan, bisnis dan perekonomian syariah, maka kompetensi Dewan Pengawas Syariah yang ada di setiap LKS, LBS dan LPS harus ditingkatkan dan distandarisasi kompetensi dan keahlianya  sesuai dengan standard kompetensi kerja nasional melalui sertifikasi profesi Pengawas Syariah. LSP DSN-MUI didirikan DSN-MUI sebagai lembaga yang mengasesi dan mensertifikasi Profesi Pengawas Syariah yang berstandar nasional serta berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sebagaimana diatur dalam UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Dalam proses pelaksanaan sertifikasi profesi, LSP DSN-MUI mengacu kepada Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Pengawas Syariah sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 25 Tahun 2017. SKKNI tersebut dalam proses penyusunannya melibatkan berbagai pemangku kepentingan mulai dari Badan Otoritas –seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Kementrian Koperasi dan UKM–, dari Asosiasi Industri Keuangan dan Bisnis Syariah –seperti Asosiasi Bank Syariah Indonesia (ASBISINDO), Asosiasi Asuransi Syariah Indonenia (AASI), Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) dan lainnya–, dari Perguruan Tinggi, dari Asosiasi Profesi –seperti Masyarakat Ekonomi Syariah (MES)– serta dari dari kalangan industri keuangan dan bisnis syariah sendiri –baik bank, asuransi, pasar modal, IKNB maupun Koperasi syariah–.

LSP DSN-MUI juga  akan mengembangkan Standar Kompetensi kerja dan menetapkan Skema Sertifikasi Kompetensi keahlian khusus Pengawasan Syariah sesuai bidang/industri keuangan dan bisnis masing-masing. Selain itu, LSP juga memiliki tanggung jawab teknis dan administrasi atas implementasi, pembinaan dan pemeliharan kompetensi kerja serta pengembangan standar kompetensi para pengawas syariah yang telah disertifikasi.

Dengan tugas berat yang harus dilaksanakan tersebut, kami mohon dukungan dan support dari berbagai pihak guna mewujudkan cita-cita kita memasyarakatkan ekonomi syariah, mensyariahkan ekonomi masyarakat serta menjadikan syariah terimplementasi dalam aktivitas ekonomi umat sehari-hari.

Wassalam,

Direktur LSP DSN-MUI

Aminuddin Yakub

LSP DSN-MUI

LSP DSN MUI

LSP DSN-MUI